Penyakit Ayam ELBA Yang Sering Terjadi: Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

Meskipun ayam ELBA dikenal tangguh, bukan berarti kebal penyakit. Berikut 6 penyakit yang paling sering menyerang ayam ELBA beserta cara mengatasinya.

1. Newcastle Disease (ND / Tetelo)

  • Gejala: Ayam bersin, ngorok, leher memutar, kelumpuhan kaki, diare kehijauan, mortalitas bisa 100%
  • Penyebab: Virus Paramyxovirus yang sangat menular lewat udara dan kontak langsung
  • Pencegahan: Vaksin ND Live hari ke-4 (tetes mata) dan ND Lasota hari ke-21 (air minum). Ulangan setiap 2–3 bulan
  • Pengobatan: Tidak ada obat spesifik. Hanya bisa dicegah melalui vaksinasi

2. Gumboro (IBD)

  • Gejala: Ayam lesu, bulu kusut, diare putih berlendir, tremor, mortalitas 20–50%
  • Penyebab: Virus Birna yang menyerang bursa fabricius (organ imunitas)
  • Pencegahan: Vaksin IBD Live hari ke-12 via tetes mulut/air minum
  • Dampak: Merusak sistem imun, membuat ayam rentan terhadap penyakit lain

3. CRD (Chronic Respiratory Disease)

  • Gejala: Bersin, ngorok, keluar lendir dari hidung, mata belekan dan bengkak
  • Penyebab: Bakteri Mycoplasma gallisepticum, dipicu stres dan ventilasi buruk
  • Pencegahan: Jaga ventilasi kandang, hindari kepadatan berlebih, biosecurity ketat
  • Pengobatan: Antibiotik (tylosin, enrofloxacin) via air minum selama 3–5 hari

4. Coccidiosis

  • Gejala: Diare berdarah, bulu kusut, lesu, nafsu makan turun drastis
  • Penyebab: Protozoa Eimeria spp. yang berkembang di litter basah
  • Pencegahan: Jaga litter tetap kering, berikan pakan medicated mengandung coccidiostat pada fase starter
  • Pengobatan: Amprolium atau toltrazuril via air minum

5. Avian Influenza (AI / Flu Burung)

  • Gejala: Jengger dan pial kebiruan, sesak napas berat, diare, produksi telur drop mendadak, mortalitas tinggi
  • Penyebab: Virus Influenza tipe A (H5N1, H5N8) — sangat menular
  • Pencegahan: Vaksin AI berkala (terutama di daerah endemis), biosecurity super ketat
  • Pengobatan: Tidak ada. Pencegahan adalah satu-satunya jalan

6. Cacingan

  • Gejala: Ayam kurus meski makan banyak, bulu kusam, diare, pertumbuhan lambat
  • Penyebab: Cacing gelang (Ascaridia) dan cacing pita (Taenia) dari pakan/litter terkontaminasi
  • Pencegahan: Deworming rutin setiap 3 bulan, jaga kebersihan litter
  • Pengobatan: Obat cacing (piperazine atau albendazole) via pakan/air minum

Program Biosecurity Wajib

  1. Batasi akses masuk ke area kandang — satu pintu masuk dengan disinfektan
  2. Ganti alas sepatu/gunakan footbath sebelum masuk kandang
  3. Isolasi ayam baru minimal 14 hari sebelum dicampur flock
  4. Cuci dan disinfeksi kandang total antar siklus produksi
  5. Hilangkan genangan air dan semak belukar di sekitar kandang

Penting

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Baca juga Cara Ternak Ayam ELBA Untuk Pemula untuk program vaksinasi lengkap.