Untung Rugi Ternak Ayam KUB Sistem Umbaran Bebas

Manajemen kandang gaya mbah-mbah lawas yang melepasliarkan ayam ke kebun pekarangan tetangga dari pagi buta dan baru mengurungnya di senja hari (Sistem Umbaran Murni Tradisional) masih lekat di masyarakat kampung. Mengingat Ayam KUB adalah hasil genetika yang luar biasa gila produksi, apakah sistem umbaran ini efektif menunjang potensinya?

Mari kita hitung blak-blakan Untung & Rugi Memelihara Ayam KUB menggunakan Sistem Umbaran / Beliaran menurut pakar teknis Bang Joper!

1. Keuntungan Super Irit Ala Umbaran

Tidak dipungkiri sistem ini memang "Terlalu Cuan" bagi mereka yang modal ngos-ngosan dan malas repot menyapu tahi. Di antaranya:

  • Anggaran Pakan Nyaris Nol Besar: Ayam mencakar tanah asri mencari rumput belalang liar sendiri, mematuk rayap cacing hingga batu kapur alam untuk mineralnya. Peternak cukup melempar sisa menir nasi secuil waktu magrib tiba untuk "GONG" isyarat ayam masuk tidur. Penghematan biaya ransum pakan mencapai angka 80%.
  • Daya Tahan Kekebalan Baja: Otot KUB bebas lari terjemur Ultra Violet matahari harian. Ayam tumbuh lincah bebas obesitas. Sirkulasi udaranya sempurna sehingga flu snot tidak hinggap.
  • Daging Merah Kesat: Tekstur daging paha yang banyak berolahraga terbukti lebih bebas dari timbunan gajih air lendir, merah tua, dan rasanya gurih manis luar biasa saat dimasak kaldu.

2. Kerugian Fatal & Menghancurkan Bisnis

Ibarat membeli mobil Ferarri untuk bajak sawah, beternak ayam KUB secara keliaran umbaran 100% membuang sia-sia racikan Balitbangtan bernilai puluhan triliun tersebut. Berikut ruginya:

  • Produksi Telur Runtuh Anjlok: Karena nutrisi dari makan rumput / beras menir sangat-sangat miskin protein (Ayam petelur butuh asam amino kompleks), reproduksi ovarium akan gagal mencetak 160 telur pasalnya gizinya habis sekedar untuk energi ayam berlarian lari. Mungkin ayam membuahkan hanya 60 telur layaknya buras biasa.
  • Telur Gagal Panen: Peternak bingung mencari dimana ayamnya menyembunyikan telurnya di semak-semak kebun bendo. Terkadang telurnya raib sudah dipatuk ular, tikus liar, atau diinjak mentok kawanan lain. Hal semacam ini mustahil di audit rahasia uangnya.
  • Tertular Wabah Maut (ND/Sampar): Ayam Anda bersosialisasi dengan ayam tetangga atau merpati gereja yang mampir menjatuhkan feses. Satu ayam liar membawa virus Gumboro / ND lewat udara dan tahi, maka seluruh peliharaan KUB Anda tersapu kaku lumpuh mati massal dalam tempo hitungan semalam (Outbreak).

Kesimpulan Ahli

Ayam KUB JANGAN DIPELIHARA sistem umbaran penuh di desa. Bila mau irit namun profesional, gunakan sistem Semi-Intensif Berpagar (Paddock): Sediakan kandang tidur permanen plus pagar waring hitam keliling yang melindungi petak tanah tempat ayam bermain siang, tanpa bisa berinteraksi luar. Telur bisa diselamatkan karena peternak menyediakan sangkar petarangan didalam dinding pagarnya.