Dedak Sebagai Pakan Ayam: Rahasia Mengolahnya Agar Nutrisi Maksimal

Tidak ada satupun peternak ayam kampung di Indonesia yang bisa melepaskan diri dari penggunaan dedak. Dengan karakternya yang mudah serap volume air dan harganya yang merakyat, dedak sebagai pakan ayam adalah komponen penolong nomor wahid nomor satu dalam industri ternak. Sayangnya, pemakaian dedak asal-asalan seringkali berakhir tragis dengan gizi yang lewat begitu saja dari usus, atau malah menggores jalur pencernaan ternak kesayangan Anda hingga membengkak.

1. Mengenali Perbedaan Dedak Kasar vs Dedak Halus (Bekatul)

Istilah "dedak" sangat ambigu di pasar karungan desa. Anda harus pintar membedakan 2 kasta ini:

  1. Dedak Kasar (Sekam Giling): Ini adalah murni kulit gabah luar yang tajam seperti jarum kaca jika diraba. Nutrisinya 0% kosong, protein tidak ada, sangat tinggi serat kasar silica tajam. Jangan pernah beli ini! Ayam yang terpaksa makan ini pencernaannya akan berdarah dan bisa terserang radang koksidiosis hebat.
  2. Dedak Halus / Bekatul (Rice Bran): Adalah lapisan kulit ari halus yang menyelimuti beras putih. Berwarna sangat krem-kecokelatan, jika digenggam akan menempel ambyar, tidak kasar jika digesek. Ini adalah barang super! Protein Bekatul berkisar 11-13%, dan mengandung Vitamin B Kompleks untuk penenang stres syaraf ayam!

Cara Cek Bekatul Asli: Celupkan jari ke dalam dedak. Jika tangan Anda terasa berminyak wangi padi, itu bekatul murni kasta super! Karena bekatul murni mengandung lipid lemak penambah bobot.

2. Mengapa Dedak Tidak Boleh Diberikan Murni 100%?

Sekalipun bekatul punya kandungan gizi lumayan, dedak sangat miskin Asam Amino, dan nyaris tidak ada Kalsium Tulang sama sekali. Jika Anda nekat memberikan bekatul 100% dari pagi hingga petang pada ayam kampung, bulu mereka akan kusam keriting, tulang dada bengkok, dan pada bulan ke 3 tinggi postur mereka kalah jauh layaknya ayam kerdil kurang gizi berat.

Dedak difungsikan layaknya "Sayur Serat" atau "Pengenyang Ruang Lambung" dalam sistem pencernaan manusia. Ayam butuh Serat Kasar agar sistem peristaltik ususnya kuat memilin kotoran. Namun persentase batas aman dedak dalam ransum pakan adalah 20% hingga 35% maksimal! Sisa dari kekosongan itu mutlak harus diisi Jagung Giling (Karbohidrat) dan Konsentrat Pangan (Protein).

3. Cara Mengolah Dedak Agar 100% Terserap Tubuh Ayam

Kelemahan paten dedak adalah Asam Fitat. Fitat adalah anti-nutrisi bawaan kulit ari beras yang kerjanya "mencuri" zat besi dan kalsium yang beredar di dalam perut ayam lalu membuangnya menjadi berak. Bagaimana melumpuhkan Fitat dedak ini?

A. Pengolahan Rebusan Basah (Bubur Dedak)

Bagi ternak skala sedang, siramlah dedak dengan Air Panas Mendidih atau Air Rebusan Daun Pepaya di sore hari. Aduk hingga menggumpal jadi bubur hangat. Air mendidih akan menghancurkan Asam Fitat dedak dalam sekejap mata. Ayam juga luar biasa menyukai hidangan harum pulen sereal padat ini untuk pengantar tidur mereka. Hasilnya, perut kenyang dan FCR terkunci efisien!

B. Pengolahan Fermentasi Basilus (EM4)

Fitat juga bisa diuraikan sempurna oleh pasukan bakteri probiotik! 1. Taburkan EM4 cair + gula ke tumpukan karung dedak Anda. 2. Tutup rapat kedap udara dalam drum / plastik silase selama 2x24 Jam. 3. Serat Kasar dedak akan otomatis dilunakkan dan asam Fitat dibongkar oleh jamur baik. Dedak yang tadinya berprotein 11% akan disulap naik level menjadi mirip Konsentrat Murah Papan Tengah!

4. Tanda Bahaya Saat Menyimpan Stok Dedak

Karena kandungan minyak dan vitaminnya yang lezat, dedak adalah sajian perjamuan termewah bagi Kutu Geplek (Kutu Beras) dan Ulat bulu ngengat. Jika dedak disimpan di tempat terbuka berlama-lama (lebih dari minggu), baunya akan seketika berubah Tengik apek tengik mentega rusak, dan warnanya memudar kelabu.

Dedak tengik adalah racun diare bagi ayam! Solusinya, belilah dedak hanya untuk cadangan 1 minggu saja. Jika terpaksa menyimpan sebukan, ikat karung rapat dua lapis plastik dan taruh dia atas kayu parket agar hawa dingin ubin semen tidak memicu bongkahan gumpalan jamur hitam beracun di bawah karung dedak tersayang gundukan modal Anda.

Kesimpulan

Menghormati dedak sebagai pakan ayam kampung berarti memperlakukannya dengan benar dan tidak melebih-melebihkan potensinya. Dedak bukanlah lauk pauk utama ayam kampung, dia ibarat Nasi Putih bagi manusia (hanya sekedar bahan penendang lambung). Padukan dengan sumber protein luar, rebuslah ketika hujan tiba, dan fermentasikanlah agar anda jadi tuhan penghematan dalam dunia ayam buras.