Fondasi kesuksesan peternak ayam KUB dibangun sejak hari pertama, yaitu saat menjatuhkan pilihan pada DOC (Day Old Chick) sang bibit anakan. Karena membludaknya permintaan pasar, banyak sekali oknum menetaskan telur ayam kampung sembarangan dan menjualnya sebagai DOC KUB. Bila Anda salah memilih bibit abal-abal, kerugian berupa lambat panen menanti Anda selama bulan-bulan mendatang.
Oleh karena itu, Bang Joper merangkum panduan lengkap bagaimana cara memilih bibit ayam KUB (DOC) asli dan berkualitas tinggi super agar terhindar dari penipuan.
1. Pilih Garis Keturunan KUB Bersertifikat
Satu-satunya cara agar 100% aman adalah membeli dari peternakan Breeding Farm (Pembibitan) yang memiliki sertifikasi lisensi resmi dari BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) / Balitbangtan. Dokumen SKKA (Surat Keterangan Kesehatan Asal) dan Surat Jalan akan selalu terlampir pada kemasan kardus DOC dari peternakan berlisensi tersebut.
2. Inspeksi Ciri-Ciri Fisik Warna Bulu Asli
Ayam KUB adalah seleksi ayam kampung, jadi mustahil warna bulu mereka sejak menetas serba kuning mulus 100% seperti anak broiler putih putih. Warna DOC KUB yang lazim dan valid (Grade A) adalah campuran (partridge):
- Banyak yang berwarna dasar cokelat kekuningan dengan garis corengan garis coklat tua hingga hitam memanjang di punggungnya.
- Sebagian menetas bewarna hitam kecoklatan dengan dada kuning terang.
- Jarang sekali menjumpai warna doc putih salju polos. (Bisa dicurigai silangan Joper/ayam ras pedaging).
3. Timbang Berat Minimal Standar
Bibit yang premium menetas dari indukan yang sehat dan telur yang ukurannya masuk standar hatching egg (Telur tetas). Timbang secara acak anakan ayam Anda. Berat DOC KUB kelas super yang sangat sehat berada di range 30 gram hingga 35 gram per ekornya. Jika terlalu berat di atas 40gr, kemungkinan itu adalah doc ayam Sentul atau ayam arab. Jika di bawah 25 gram artinya ia prematur / kerdil dari telur BS kecil.
4. Kondisi Pusar Rapat dan Kering
Saat Anda membalikkan perut anak ayam KUB, tengoklah tepat di perut bagian dubur (pusarnya). Ayam KUB tetasan sempurna yang suhu mesin penetasnya ideal, akan memiliki pusar tali ari-ari yang mengering berwarna coklat dan menutup rapat.
Bila masih meneteskan cairan, menonjol basah kehitaman, atau lengket berbau amis, maka ayam menetas kepanasan. DOC seperti ini punya resiko meninggal (Mortalitas) tinggi di minggu pertama kandang brooding akibat infeksi bakteri Yolk Sac (omphalitis).
5. Keaktifan Mata dan Reaksi Gerak (Tes Tepuk)
Taruh dan sejajarkan 5-10 anak KUB dalam tampan lantai kardus rata. Tepuk kedua telapak tangan Anda kencang-kencang. Anak ayam KUB Asli grade A memiliki reflek insting lari yang luar biasa dan akan mencicit membalas berhamburan lari sigap merespon bunyi. Mata ayam pun membelalak bulat, cerah memantulkan pantulan cahaya, tanpa adanya kotoran putih tersisa.
Ayam yang diam saja meringkuk lemas saat ditepuk tandanya ayam stres parah selama perjalanan, sangat dehidrasi, atau sakit flu tetasan.
Tips Tambahan Pemeriksaan Kaki
Perhatikan kesempurnaan kaki dan cakar bawahnya. Cakar anakan tidak boleh melengkung kaku layu ke samping garing layaknya kelumpuhan. DOC wajib mampu menopang bobot badannya sendiri dengan seimbang pasca box DOC dibuka. Ingat, cacat fisik tidak akan bisa disembuhkan.
Setelah menjatuhkan pilihan pada tumpukan DOC KUB yang mumpuni dengan ciri-ciri sehat tersebut, segera amankan nyawa mungil itu ke dalam kandang Anda. Bekali ilmunya lebih lengkap di tautan artikel: Cara Merawat Anak Ayam KUB (DOC) Agar Tidak Mudah Mati.